“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Rabu, 03 Januari 2024

BAGAIMANA WANITA DALAM PERSPEKTIF ISLAM?



Malam menyingsing menutupi indahnya kota San Diego, Amerika Serikat. Lampu-lampu jalan menghias heningnya malam. Tampak dibawah remang-remang lampu, seorang pemudi tengah duduk merenung. Sesekali ia meneteskan airmata kesedihannya. Dirinya mencoba merenungkan seluruh penderitaanya. Ia menyesal atas semuanya. Popularitas karena kecantikan menjadikannya sebagai orang yang merugi di dunia. Ia telah tertipu oleh segalanya. Dirinya telah rela menumbalkan kenikmataan sebenarnya bersama keluarganya untuk kenikmatan sesaat bersama lelaki lain rekan kerja filmnya, yang membutnya terusir dari rumah suaminya.

Di kota yang lain, diwaktu yang sama. Terdengar gelak tawa dua pasangan kala melihat kelakuhan lucu sikecil. Mereka hidup dalam kesederhanaan, namun kebahagaiaan selalu menghiasi hidup mereka. Rahasianya adalah, karena wanita satu ini adalah seorang muslim yang taat dan selalu menjaga kesuciannya. Lalu apa rahasia dibalik kebahagiaan seorang wanita dalam islam?

Bagi saudariku yang bermukim terutama di NewYork, Kuba, Los Angeles, England, Spain, Germany, Rusia dan seluruh dunia. Bagi mereka yang berkecimpung di dalam dunia film dan dunia popularitas. Mulai saat ini, sadarlah dan lupakanlah seluruh kenikmatan semu berupa popularitas yang akan membinasakan kebahagiaan hidupmu untuk selamanya. Kalian adalah makhluk yang Allah ciptakan untuk memberikan ketentraman bagi suami kalian. Bukan untuk lelaki selainnya, apalagi rekan kerja dan sejenisnya. Satu-satunya jalan menuju kebahagiaan adalah dengan anda meninggalkan popularitas dan penipuan yang berbau kontes kecantikan menuju kebahagiaan dan kesucian. Popularitas suatu saat akan menjadi bumerang kehancuran bagimu. Percaya atau tidak tapi yang demikian itu nyata. Sekarang, aku akan menuntunmu kejalan kebahagiaan yang sebenarnya bagi seorang wanita menurut islam.

Pertama: jikalau kamu ingin memulainya, maka mulailah dari niat hatimu yang kuat untuk berubah dan menjadi seorang wanita yang taat dengan perintah Allah. Ataupun jika kamu non-muslim, sebaiknya bagi kamu untuk memeluk islam terlebih dahulu. Aku tidaklah memaksamu untuk memeluk agama ini karena tak ada paksaan dalam beragama, tapi ini hanyalah sekedar saran yang terbaik bagimu. Karena Islam adalah ‘Rahmatun Lil Alamiin (rahmat untuk seluruh alam) Allah telah menjelaskan keutamaan agama ini dalam firman-Nya yang artinya :

sesungguhnya agama disisi Allah hanyalah islam”(Ali-Imran:19)

islam berasal dari bahasa arab ‘aslama-yuslimu’ yang artinya secara Istilah adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dengan melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Islam adalah agama para nabi terdahulu. Allah berfirman yang artinya:

Dia Allah telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu Muhammad dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah di dalamnya...”(Asy-Syura: 13)

Islam adalah agama seluruh umat manusia secara fitrah. Namun, kedua orang tua mereka yang menjadikan mereka Nasrani atupun Yahudi dan sejenisnya. Percaya ataupun tidak, agama Islam adalah agama yang masuk akal logika daripada agama lain yang mungkin lebih banyak andil tangan manusia daripada ucapan suci tuhan. Anggap saja seperti agama Nasrani, semakin kamu mendalaminya semakin pula kamu menemukan kebingungan.kamu akan semakin yakin bahwa yang paling banyak disitu adalah ucapan manusia ketimbang ucapan asli Yesus sendiri. Namun dengan Islam, kamu tak akan pernah bingung jika mendalaminya. Karena itu adalah perkataan Allah yang diturunkan melalui perantara malaikat jibril kepada nabi Muhammad untuk seluruh umat manusia.

Kedua: setelah kamu melakukan amalan hati, yaitu niat untuk berubah. Kamu harus melanjutkan cara selanjutnya yaitu dari pengaruh lingkungan sekitarmu. kamu berpotensi untuk berhasil jika kamu melakukan 3 hal ini saat ingin berubah.

Yang pertama: carilah teman yang baik dan yang selalu mengingatkanmu untuk istiqomah dalam menutup aurat. Jangan pernah takut dan khawatir akan ejekan teman lamamu terhadapmu. Mungkin mereka akan menghinamu “sok suci” dan sebagainya. Namun jika kamu memang tulus dalam berhijrah, semua itu akan terasa mudah walau sebenarnya berat. Kamu harus rela menderita karena ejekan mereka sebelum akhirnya kamu akan mendapat kenikmatan yang kekal nan abadi di surga-Nya. Karena untuk meraih kebahagiaan, kamu harus siap terlebih dahulu untuk merasakan ujian berupa penderitaan. Karena begitu banyak para wanita yang gagal saat akan berhijrah karena pengaruh teman mereka. Alasan mereka pun beragam. Ada yang mengucapkan “aku masih belum bisa melupakan rekan dunia film-ku” dan banyaklagi. Ketahuilah saudariku, tanpa niat yang kokoh dan taufik dari Allah untukmu, kau tak akan pernah bisa melangkah walaupun sedikit.oleh karenanya, teman duduk sangat berpengaruh bagimu saat engkau akan berhijrah meninggalkan seluruh popularitas yang mungkin telah kamu raih selama ini. Sadarlah, sahabat yang mensuportmu agar kamu sukses dalam memperoleh popularitas dan bahkan menyanjungmu saat engkau mendapatkan sebuah popularitas juga kelak akan melupakanmu, bahkan menyalahkanmu saat dihari pembalasan kelak. Allah berfirman dalam surat Al-Furqon, yang artinya:

Dan ingatlah pada hari ketika orang dzalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “wahai! Sekiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul.” (Al-Furqon: 27)

wahai, celaka aku! Sekiranya dulu aku tidak menjadikan si fulan (orang) itu teman akrabku.”(Al-Furqon: 28)

sungguh, di telah menyesatkanku dari peringatan (al-quran) ketika (alquran) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia.”(Al Furqon: 29)

kamu harus siap meninggalkan popularitas dan semua omong kosong mereka. Menuju ke teman duduk yang mampu menunjukkanmu pada jalan kebenaran yang sebenarnya. Yaitu dengan cara menggapai keridaan-Nya. Allah telah memberimu solusi atas ejekan teman-temanmu saat engkau hijrah ke jalan-Nya sebagaimana ia telah memberi solusi ini terlabih dahulu kepada nabi-Nya (Muhammad) Allah berfirman dalam surat Al hijr, yang artinya:

Dan sungguh, kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit sebab apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji tuhanmu dan jadilah engkau dari orang-orang yang bersujud (shalat), dan sembahlah tuhanmu sampai yakin ajal menjemputmu”(Al-Hijr: 97-99)

Yang kedua: kamu harus menentukan siapakah idolamu. Jika kamu salah dalam menentukan idola, jangan berharap kamu berhasil sepenuhnya. Kamu harus pandai-pandai memilih idola. Karena idola akan berpengaruh juga pada keberhasilan hijrahmu. Jika seandainya kamu mengidolakan temanmu yang mungkin kepopularitasannya lebih tinggi ketimbang kamu, maka itu akan sulit bagimu untuk berhijrah. Nabi Muhammad bersabda dalam sebuah hadits, yang artinya

seorang diatas agama orang yang dicintainya, maka lihatlah kepada siapa ia bersahabat” (HR.Bukhari dan Muslim)

seorang bersama orang yang dicintainya (di hari kiamat)” (HR:Bukhari)

jika kamu salah mencari idola, itu akan menjadi batu penghalang hijrahmu. Kamu harus mengubah idolamu dari yang sebelumnya mengumbar aurat menuju idolamu yang mereka adalah para wanita taat seperti Khadijah, Aisyah, Maryam, dan para shahabiyat Nabi. Berdoalah supaya Allah mengumpulkanmu bersama mereka. Karena kelak kamu akan dikumpulkan bersama idolamu di akherat. Dan melalui idola juga, sukses atau tidaknya hijrahmu.

Yang ketiga: senantiasalah berdoa kepada Allah, memohon agar Allah memberimu ‘istiqomah di atas kebenaran-Nya. Karena sejatinya, hidayah sebenarnya itu datang dari Allah. Allah berfirman di surat Al-Muddassir yang artinya:

“...demikianlah Allah membiarkan sesat orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada mereka yang Dia kehendaki..”(Al-Muddassir: 31)

setelah selesai dari cara kedua, aku akan memberimu cara ketiga wahai saudariku.

Ketiga: mulailah untuk mengenakan Hijab. Namun ada peraturan bagimu saat ingin memakainya, tidak asal sembarang kamu memakainya. Hijab dalm syariat islam memiliki beberapa karakteristik. Di antaranya adalah:

Yang pertama: Hijab itu menutup seluruh tubuh kecuali wajah. Perlu diketahui, aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Aurat wanita adalah sesuatu yang tak boleh dilihat selain mereka yang berhak untuk melihatnya. Mereka yang tidak berhak adalah yang bukan suamimu dan bukan siapa-siapamu, apalagi kekasihmu atau rekan kerjamu.

Yang kedua: tidak menjadikannya sebagai perhiasan.

Yang ketiga: hendaknya tebal dan tidak tipis. Kainnya gelap dan tidak terang apalagi transparan.

Yang keempat: kainnya lebar dan tidak ketat, sehingga tidak membentuk sebagian anggota tubuh.

Yang kelima: tidak berbau wangi seperti wewangian mawar dan sejenisnya dari bangsa parfum.

Yang keenam: tidak menyerupai pakaian lelaki.

Yang ketujuh: tidak menyerupai pakaian para biarawati maupun pendeta dari Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani).

Yang kedelapan: bukan untuk pakaian kesombongan. Allah berfirman yang artinya

hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan isti-istri orang Mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(AL-Ahzab: 59)

Hijab adalah cara bagimu untuk melindungi diri dan kesucianmu dari kejelekan para lelaki diluar sana. Terlebih untukmu yang mungkin hidup di negeri yang penuh dengan tindak kejahatan dan aborsi anak-anak hasil zina, sementara Allah mungkin telah memberimu paras menawan. Kamu akan lebih terhormat dan mulia dengan mahkota pembatas antara kesucianmu dengan niat jahat para lelaki di luar sana.

Permisalan mereka yang memakai Hijab dengan yang tidak seperti permisalan makanan yang dibungkus rapi oleh plastik dan makanan yang terbuka sehingga lalat menghinggapinya. Jika kamu berfikir, mana yang lebih baik bagimu? Yang terbungkus rapi sehingga lalat tak mampu menggapainya atau yang terbuka sehingga lalat mampu untuk menghinggapinya? Anggaplah lalat itu ibarat para lelaki yang menyentuhmu, dan kamu adalah makanan itu, jikalau kamu dipaksa untuk membeli yang terbuka dan telah dihinggapi banyak lalat bagaimana perasaanmu? kamu pasti akan merasa jorok bukan? Secara logika kamu pasti akan memilih yang terbungkus dengan alasan lebih baik dan belum tersentuh oleh lalat sedikitpun. Itulah perumpamaan wanita yang berjilbab dan tidak. Seperti makanan yang dibungkus rapi oleh plastik ataupun sebagainya dan yang tidak dibungkus sama sekali.

Aku akan memberimu sebuah permisalan kedua, apa yang akan kau lakukan saat memiliki sebuah emas atau batu berharga Rubby yang tidak ada satupun orang yang memilikinya. Apa yang akan kau lakukan? Secara logika, kamu pasti akan membungkusnya dan menyimpannya di ruangan khusus, lemari khusus lantas menguncinya rapat-rapat agar tak ada seseorang pencuri yang mampu mengambilnya, bukan? Begitu juga dengan kamu. Kecantikan dan kesucianmu ibarat Rubby, yang berhak untuk melihat dan memeganya adalah suamimu. Dialah yang memilikimu, bukan yang lainnya.

Permisalan terakhir untuk wanita di negeri-negeri seperti amerika dan sejenisnya, wanita yang menyerukan pergaulan bebas adalah seperti sebatang rokok. Satu persatu lelaki akan menikmatinya bergantian. Setelah rokok itu habis, rokok itu akan dibuang dan diinjal-injak layaknya para wanita. Mereka menikmatinya sesaat, setelah bosan datang menghinggapi. Dengan mudahnya mereka membuangnya dan menginjak-injaknya. Apakah dirimu termasuk dari mereka wahai saudariku? Jikalau benar, maka dirimu lebih hina daripada sepuntung rokok.

Keempat: tundukkan pandanganmu! Dengan menundukkan pandangan, kamu akan terbebas dari berbagai fitnah yang akan terjadi antara dirimu dengan kaum Adam atau lelaki. Karena banyak sekali kasus perselingkuhan terjadi semuanya berawal dari pandangan mata. Karena dari pandangan mata, itu akan turun ke hati. Hati yang akan membentuk sebuah keinginan. Kaki akan mengikuti apa isi hati untuk melangkah menuju apa yang dicintainya. Hingga akhirnya tangan akan menyentuh apa yang tak sepatutnya disentuh. Sebelum akhirnya, kemaluan yang akan menyelesaikan segalanya. Allah berfirman di surat An-Nur, yang artinya:

katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka….”(An-Nur: 31)

karena dengan menundukkan pandangan, kamu akan selamat dari kehancuran yang akan menipumu dengan kebahagiaan sesaat. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya untukmu wahai saudariku! Semoga ini semua bermanfaat untukmu, sekian dan terimakasih, semoga Allah memberimu hidayah yang menuntunmu menuju surga-Nya melalui tulisan ini.

0 komentar:

Posting Komentar

 
*MUTIARA HADITS NABI SHOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM* Abu Sa'id al-Khudri mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda, "Apabila seorang hamba (manusia) masuk Islam dan bagus keislamannya, maka Allah menghapuskan darinya segala kejelekan yang dilakukannya pada masa lalu. Sesudah itu berlaku hukum pembalasan. Yaitu, suatu kebaikan (dibalas) dengan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat; sedangkan kejelekan hanya dibalas sepadan dengan kejelekan itu, kecuali jika Allah memaafkannya."(HR BUKHARI) Anas رضي الله عنه mengatakan bahwa Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah' dan di dalam hatinya ada kebaikan (7 - di dalam riwayat yang mu'alaaq: iman [17] ) seberat biji gandum. Akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji burr. Dan, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan, 'Tidak ada Tuhan melainkan Allah', sedang di hatinya ada kebaikan seberat atom."(HR BUKHARI)